Tampilkan postingan dengan label Edukasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Edukasi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Agustus 2013

Antena Yagi Uda, Penjelasan Super Lengkap!

Antena Yagi Uda - Ensiklopedia Mini
Kali ini saya akan membagi ke sobat EM mengenai salah satu antena yang paling populer digunakan di Indonesia, berhubung saya seorang mahasiswa Teknik Telekomunikasi yang sehari-hari mempelajari dan ngoprek antena yang ada di lab.

Pengertian Antena

Antena adalah perangkat yang digunakan untuk mengirim dan menerima sinyal. Antena dibuat dengan berbagai bentuk sesuai dengan fungsi penerapannya. Salah satu jenis Antena yang kita bahas disini adalah Antena Yagi Uda.

Antena Yagi atau juga dikenal antena Yagi-Uda digunakan secara luas dan merupakan salah satu antena dengan desain paling sukses atau banyak digunakan untuk aplikasi RF direktif. Antena Yagi-Uda adalah nama lengkapnya, pada umumnya dikenal dengan sebutan Yagi atau antena Yagi.

Antena Yagi digunakan untuk menerima atau mengirim sinyal radio. Antena ini dulu banyak digunakan pada Perang Dunia ke 2 karena antena ini amat mudah dibuat dan tidak terlalu ribet. Antena Yagi adalah antena direktional, artinya dia hanya dapat mengambil atau menerima sinyal pada satu arah (yaitu depan), oleh karena itu antena ini berbeda dengan antena dipole standar yang dapat mengambil sinyal sama baiknya dalam setiap arah. Antena dipole adalah antena paling sederhana, dia hanya menggunakan satu elemen tunggal. Antena Yagi biasanya memiliki Gain sekitar 3 – 20 dB.

Sejarah Antena Yagi Uda
  • Pada tahun 1926 Dr. Hidetsugu Yagi dan Dr. Shintaro Uda dari Tohoku Imperial University menemukan sebuah antena yang saat ini umum digunakan, antena ini dinamakan Yagi Uda. Tetapi biasanya lebih sering disebut antena Yagi.
  • Antena Yagi Uda mudah kita jumpai di Indonesia, biasa digunakan sebagai Antena TV yang dipasang di atap rumah. Antena Yagi bekerja pada jangkauan frekuensi  30 MHz sampai 3GHz. Dengan jarak 40 sampai 60 km.
Prinsip Kerja

Antena Yagi digunakan untuk menerima atau mengirim sinyal radio. Antena Yagi adalah antena direktional, artinya dia hanya dapat mengambil atau menerima sinyal pada satu arah (yaitu depan).
Antena Yagi biasanya memiliki Gain sekitar 3 – 20 dB.

Beberapa Bentuk Antena Yagi Uda

Antena Yagi Uda (1)

Antena Yagi Uda (2)
Antena Yagi Uda (3)
Elemen Penyusun Antena Yagi Uda

Antena Yagi Uda disusun dengan beberapa elemen atau bagian. Elemen Antena Yagi Uda terdiri dari :
  1. Driven
  2. Reflector
  3. Director
  4. Boom
Susunan Elemen Antena Yagi Uda
Driven adalah titik catu dari kabel antenna, biasanya panjang fisik driven adalah setengah panjang gelombang (0,5 λ) dari frekuensi radio yang dipancarkan atau diterima.

Reflektor adalah bagian belakang antenna yang berfungsi sebagai pemantul sinyal,dengan panjang fisik lebih panjang daripada driven. panjang biasanya adalah 0,55 λ (panjang gelombang).

Director adalah bagian pengarah antena, ukurannya sedikit lebih pendek daripada driven. Penambahan batang director akan menambah gain antena, namun akan membuat pola pengarahan antena menjadi lebih sempit. Semakin banyak jumlah director, maka semakin sempit arahnya.

Boom adalah bagian ditempatkanya driven, reflektor, dan direktor. Boom berbentuk sebatang logam atau kayu yang panjangnya sepanjang antena itu. Antena Yagi, juga memiliki spasi (jarak) antara elemen. Jaraknya umumnya sama, yaitu 0.1 λ dari frekuensi.

Pola Radiasi Antena Yagi Uda

Antena mempunyai karakteristik tersendiri yang disebut Pola Radiasi. Pola Radiasi antena yagi adalah 'Direksional'. Artinya perambatan sinyal dari antena ini hanya terletak pada satu arah garis lurus. Jika terjadi kemiringan sudut dari antena pemancar atau sumber sinyal, maka sinyal yang terjadi akan menjadi kurang bagus. Pola radiasi direksional Antena Yagi Uda digambarkan sebagai berikut :

Pola Radiasi Antena Yagi Uda
Kelebihan
  • Penguatan dapat kita atur sesuai kebutuhan
  • Menggunakan prinsip antena direksional
  • Bisa digunakan pada frekuensi tinggi
Kekurangan
  • Bahan untuk merangkai cukup banyak
  • Pembuatan dan perhitungan relatif sulit
Implementasi/Penerapan

Antena Yagi Uda diterapkan diberbagai kebutuhan. di Indonesia Antena Yagi Uda sangat banyak digunakan untuk antena televisi. Masyarakat Indonesia lebih kenal dengan istilah PF Goceng sob,. hehe.
Selain itu Antena Yagi Uda juga bisa digunakan sebagai antena radio dan antena penguat sinyal Wi-Fi.

Oke dah, cukup itu penjelasan saya. semoga ada manfaatnya. Kalau ada yang perlu didiskusikan langsung komentar aja.

Selasa, 20 Agustus 2013

Antena Horn Conical, Penjelasan Super Lengkap!


Pengertian :

Antena Horn Konikal merupakan antena celah (aperture anntena) berbasis saluran pandu gelombang lingkaran (circular waveguide) dengan bentuk akhir antena ini menyerupai kerucut, yang mulutnya melebar kearah bidang medanlistrik (E) dan bidang magnet (H). 
Antena Horn Conical - Ensiklopedia Mini
Antena horn conical merupakan antena yang paling banyak dipakai dalam sistem  komunikasi  gelombang mikro  karena  mempunyai gain yang tinggi,  VSWR  yang  rendah,  lebar  pita (bandwidth) yang relatif besar, tidak berat, dan mudah dibuat. 

Antena horn conical merupakan jenis lain antenna microwave. Perbedaannya terletak pada feed dari antena horn conical ini berbentuk melingkar sedangakan pada antena horn pyramidal sendiri feednya berbentuk kotak. 


Antena horn conical bertipe antena aperture (antena celah) yang berarti sangat berguna untuk aplikasi pada pesawat terbang dan kendaraan luar angkasa. Antenna aperture merupakan suatu antena yang mempunyai struktur berupa suatu luasan yang dilalui gelombang elektromagnetik. Konsep dari aperture ditunjukkan sangat sederhana, yaitu dengan mempertimbangkan suatu antena penerima. Andaikata bahwa antena penerima adalah suatu horn elektromagnetik yang dibenamkan didalam medan dari suatu gelombang datar serba sama

Karakteristik
  • Pola radiasi

  • Pola radiasi dari antena horn konikal adalah directional. Antena ini biasa digunakan untuk komunikasi point to point. Jadi antara pengirim dan penerima harus segaris.
Gambar pola radiasi dari antena horn konikal seperti di bawah ini:
 Bentuk side lobe level dari antena horn konikal relatif sangat kecil (mendekati nol) dan mudah untuk mengatur penyesuaian impedansi.

  • Direktivitas
Direktivitas dari antena Horn Konikal berdasarkan dimensinya dapat ditunjukkan pada gambar dibawah ini, dimana suatu direktivitas akan optimum ketika horn aperture (dm) adalah konstan dan panjang antenna (L) adalah tak terhingga (bervariasi, serta sudut (Ψc) yang sama dengan nol.


    

Pada gambar diatas, terlihat bahwa karakteristik Horn Konikal mirip dengan horn piramidal atau horn sektoral. Ketika sudut pelebaran semakin meningkat, direkrivitas antena Horn Konikal juga semakin meningkat hingga mencapai nilai maksimum. Dan ketika melewati nilai maksimum maka nilai direktivitas akan menurun. Di sini direktivitas optimum dapat terlihat. 

Direktivitas dapat dihitung dengan cara : 


Dimana :
C  = keliling lingkaran aperture
L(s) = angka koreksi
λ = panjang gelombang

Direktivitas dapat dihitung dengan pengukuran :

 Dimana :
ΘHP = sudut pada titik setengah daya bidang H (derajat)
ɸHP = sudut pada titik setengah daya bidang E (derajat)
 

Perancangan antena horn konikal : 
Desain :

keterangan
L   = jarak dari virtual apex ke bidang aparature
Ψc = sudut pelebaran
dm  = diameter bidang aparature
d    = diameter penampang circular waveguide


Langkah-langkah :
  1. Menentukan frekuensi kerja antena sehingga didapatkan panjang  gelombang (λ), dan menentukan ukuran waveguide.
  2. Menentukan besarnya nilai direktivitas Dc optimum yang diinginkan.
  3.  Mendapatkan nilai diameter bidang aperture dm.
  4. Mendapatkan nilai L, l, d, dan Ψc.
Aplikasi dari horn conical 
  • Wireless LAN 2,4 GHz
  • Penerima Satelit (sebagai feed dari parabola)

Kamis, 05 Juli 2012

UMPN - Ujian Masuk Politeknik Negeri

Sharing aja nih buat sobat-sabat yang tahun ini mau melanjutkan ke perguruan tinggi. 2 hari lagi SNMPTN Jalur Tulis akan diumumkan. Tentunya hasil apapun yang akan keluar sobat harus menerimanya dengan tawakkal, untuk alternatif aja, bila mungkin ada sobat yang tidak diterima, UMPN - Ujian Masuk Politeknik Negeri yang sudah dibuka 3 Juli kemarin dan akan ditutup 10 Juli nanti.

Oke deh, untuk infonya berikut ini saya kutip dari website kampus http://pmb.eepis-its.edu :

UMPN

UMPN atau Ujian Masuk Politeknik Nasional dimaksudkan untuk memilih calon mahasiswa yang mempunyai kemampuan akademik untuk mengikuti dan menyelesaikan pendidikan di Politeknik sesuai dengan batas waktu yang telah ditetapkan.

Proses seleksi bagi peserta yang mengambil formulir pendaftaran di Politeknik elektronika Negeri surabaya – ITS adalah sebagai berikut. Semua peserta UM PENS akan diurutkan menurut nilai ujiannya, kemudian dialokasikan pada program studi pilhannya, dengan ketentuan bahwa peserta yang lebih baik mendapat prioritas untuk dialokasikan lebh dahulu. Jika masih ada tempat di program studi pilihan pertama, ia akan diterima di program studi pilihan pertama. Jika tempat pada program studi pertama telah penuh dan masih ada tempat di program studi pilihan kedua, ia akan diterima di program studi pilihan kedua. Jika tempat pada program studi pilihan kedua telah penuh dan masih ada tempat di program studi pilihan ketiga, ia akan diterima di program studi pilihan ketiga, dan seterusnya,. Jika tempat pada program studi pilihan pertama, kedua dan ketiga telah penuh dengan peserta yang lebih baik dari peserta tersebut, maka ia tidak akan diterima walaupun nilainya masih cukup tinggi.

Politeknik Negeri Peserta UMPN


Persyaratan

1. Tamatan SMTA (SMA,MA, SMK, SMTA Luar Negeri, ujian persamaan, Lulus Paket C, dsb)
2. Mempunyai kesehatan fisik yang tidak menganggu kelancaran belajar di program studi pilihannya (sebagai contoh untuk program studi yang di dalam belajarnya diperlukan kemampuan membedakan warna, tidak boleh buta warna)
3. Usia maksimum 22 tahun per 1 September 2012

Tata cara pendaftaran bisa dilihat website masing-masing politeknik yang tempat sobat mau daftar. bisa langsung klik di daftar politeknik yang mengikuti UMPN diatas.

Jadwal

3 - 13 Juli 2012 : Pendaftaran di kampus Politeknik Seluruh Indonesia

14 Juli 2012 : Ujian di kampus Politeknik Seluruh Indonesia

Sekian dulu ya,. Mohon maaf kalau ada link yang salah. semoga bermanfaat buat sobat-sobat semua.